Selasa, 19 Februari 2013

Latar belakang ibadah haji


Latar belakang ibadah haji 

 Semua peristiwa selalu ada latar belakang dan sejarah 
dan post ini akan sedikit menjelaskan tentang  latar belakang ibadah haji Orang-orang Arab : Bangsa Arab (Arab: عرب ʻArab) adalah sebuah kelompok etnik yang heterogen di sepanjang Timur Tengah dan Afrika Utara. Bangsa Arab aslinya berasal dari Jazirah Arab dan menyebar ke seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara dengan penyebaran agama Islam.
 pada zaman jahiliah telah mengenal ibadah haji ini yang mereka warisi dari nenek moyang terdahulu dengan melakukan perubahan di sana-sini. Akan tetapi, bentuk umum pelaksanaannya masih tetap ada, seperti thawaf, sa’i, wukuf, dan melontar jumrah. Hanya saja pelaksanaannya banyak yang tidak sesuai lagi dengan syariat yang sebenarnya. Untuk itu, Islam datang dan memperbaiki segi-segi yang salah dan tetap menjalankan apa-apa yang telah sesuai dengan petunjuk syara’ (syariat), sebagaimana yang diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Latar belakang ibadah haji ini juga didasarkan pada ibadah serupa yang dilaksanakan oleh nabi-nabi dalam agama Islam, terutama Nabi Ibrahim (nabinya agama Tauhid). Ritual thawaf didasarkan pada ibadah serupa yang dilaksanakan oleh umat-umat sebelum Nabi Ibarahim. Ritual sa’i, yakni berlari antara bukit Shafa dan Marwah (daerah tinggi di sekitar Ka’bah yang sekarang sudah menjadi satu dengan Masjidil Haram, Makkah), juga didasarkan untuk mengenang ritual istri Nabi Ibrahim bernama Siti Hajar ketika mencari air untuk anaknya, Nabi Ismail.


Latar belakang ibadah haji ini juga didasarkan pada ibadah serupa yang dilaksanakan oleh nabi-nabi dalam agama Islam, terutama nabi Ibrahim
1.tawaf;  (طواف / thawaf) adalah suatu ritual mengelilingi Ka'bah (bangunan suci di Mekkah) sebanyak tujuh kali sebagai bagian pelaksanaan ibadah haji atau umrah Ritual thawaf didasarkan pada ibadah serupa yang dilaksanakan oleh umat-umat sebelum nabi Ibarahim
2 Sa’i : Langsung ke: Ibadah Sa'i merupakan salah satu rukun Haji dan umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki (berlari-lari kecil) bolak-balik 7 kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya
yang sudah menjadi satu kesatuan Masjid Al Haram, Makkah), juga didasarkan untuk mengenang ritual istri kedua nabi Ibrahim ketika mencari susu untuk anaknya nabi Ismail
wukuf : adalah kegiatan utama dalam ibadah haji. Bahkan, inti ibadah haji adalah  kegiatan  wukuf di Arafah adalah ritual untuk mengenang tempat bertemunya nabi Adam dan Siti Hawa di muka bumi, yaitu asal mula dari kelahiran seluruh umat manusia.


Cerita singkat mengenai nabi ibrahim Bagian ke 1

Siapa nabi ibrahim .?
Ibrahim (Bahasa Arab إبراهيم ) (sekitar 1997-1822 SM) merupakan nabi dalam agama Samawi. Ia mendapat gelar dari Allah dengan gelar Khalil Allah (Sahabat Allah). Selain itu ia bersama anaknya, Ismail terkenal sebagai pengasas Kaabah. Ia diangkat menjadi nabi sekitar pada tahun 1900 SM, diutus untuk kaum Kaldān yang terletak di kota Ur, negeri yang disebut kini sebagai Iraq. Ibrahim dianggap sebagai salah satu nabi Ulul azmi.
Q :Apakah  nabi ibrahim termasuk nabi yang memiliki gelar ulu  al Azmi .?
A : iya
Apa Ulu azmi itu .?
Ulu al-Azmi (Arab أولوالعذم) adalah gelar yang diberikan kepada para rasul yang memiliki kedudukan tinggi/ istimewa karena ketabahan dan kesabaran yang luar biasa, dalam menyebarkan agama.
Hanya lima rasul yang mendapatkan julukan ini, dari beberapa rasul yang telah diutus oleh Allah. Gelar ini adalah gelar tertinggi/istimewa ditingkat para nabi dan rasul. Tentang gelar ini telah dijelaskan pada Al-Qur'an Surah Al-Ahqaf ayat 35 dan Surah Asy-Syura ayat 13
Siapa saja istri nabi ibrahim dan siapa saja keturunanya

Sarah binti Terah mempunyai  anak  Ishaq
Hajar al-Qibthiyah al-Mishtiyah mempunyai anak  Ismail
Qanthura binti Yaqthan al-Kan'aniya mempunyai anak: Zamran, Yaqsyan, Madan, Madyan, Syiyaq dan Syuh.

Pendapat lain mengatakan keturunannya bernama, Madyan, Zamran, Saraj, Yaqsyan, Nusyuq dan yang keenam belum sempat diberi nama.
Hajun binti Amin: Kisan, Suraj, Amin, Lathan dan Nafis.
Penjelasan singkat mengenai istri dan anak nabi ibrahim  : Sarah binti Terah: Ishaq ,Hajar al-Qibthiyah al-Mishtiyah: Ismail Qanthura binti Yaqthan al-Kan'aniyah

Sumber : Paket Umroh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar